Hujan Asam Laut: Efek Polusi dan Gas
Hujan asam laut terbentuk ketika emisi sulfur dan nitrogen dari kapal atau industri di pesisir bereaksi dengan uap air di atmosfer, turun sebagai presipitasi berasid. Fenomena ini memengaruhi ekosistem laut, merusak plankton, koral, dan kehidupan pesisir. Intensitas bergantung pada polusi udara, kelembapan, dan arah angin. Pemantauan kualitas udara dan laut membantu mengantisipasi dampak. Hujan asam laut menunjukkan hubungan antara aktivitas manusia, atmosfer, dan lingkungan laut, serta dampak negatif polusi terhadap ekosistem.