Kabut Vulkanik Laut Pegunungan Tinggi: Gas dan Uap
Kabut vulkanik laut pegunungan tinggi terbentuk saat uap air bercampur gas dan abu vulkanik, membentuk lapisan kabut berwarna atau berasid di sekitar gunung. Fenomena ini menurunkan jarak pandang, menimbulkan risiko pernapasan, dan memengaruhi ekosistem lokal. Intensitas kabut dipengaruhi aktivitas vulkanik, kelembapan, dan arah angin. Pemantauan vulkanologi dan sensor cuaca membantu memberikan peringatan dini. Fenomena ini menunjukkan interaksi geologi dan atmosfer dalam membentuk cuaca ekstrem tropis tinggi.