Gelombang Panas Kota: Urban Heat Island
Fenomena urban heat island terjadi ketika suhu di kota lebih tinggi dibanding wilayah sekitarnya akibat beton, aspal, dan kepadatan bangunan. Gelombang panas kota meningkatkan risiko dehidrasi, heatstroke, dan konsumsi energi listrik. Aktivitas manusia, kendaraan, dan kurangnya vegetasi memperburuk efek panas. Pemantauan suhu kota menggunakan sensor dan satelit membantu perencana kota membuat ruang hijau dan ventilasi alami. Urban heat island menunjukkan bagaimana interaksi manusia dengan lingkungan dapat memengaruhi cuaca lokal dan kesehatan masyarakat. Fenomena ini menjadi fokus mitigasi adaptasi perubahan iklim di perkotaan dan memperlihatkan dampak manusia terhadap mikroklimat.