Hujan Es di Chili
Hujan es di Chili adalah fenomena cuaca di mana bola-bola es jatuh dari awan cumulonimbus, merusak tanaman, kendaraan, dan bangunan. Fenomena ini terjadi terutama pada musim semi dan awal musim panas di wilayah pampean dan pegunungan. Hujan es terbentuk ketika tetesan air di awan membeku akibat suhu sangat rendah di lapisan atas awan. Ukuran es bervariasi, mulai dari kecil hingga sebesar bola golf. Meteorolog menggunakan radar cuaca untuk mendeteksi inti awan es dan memprediksi jatuhnya hujan es. Dampak ekonomi terlihat pada sektor pertanian, transportasi, dan properti. Petani melindungi tanaman dengan jaring anti-hujan es dan asuransi pertanian. Fenomena ini sering disertai angin kencang dan hujan lebat, meningkatkan risiko cedera manusia dan hewan. Penelitian ilmiah mempelajari dinamika awan konvektif, pembentukan es, dan interaksi dengan perubahan iklim. Kesadaran masyarakat dan peringatan dini menjadi kunci mitigasi risiko hujan es. Dampak ekologis juga terlihat pada kualitas tanah, penyebaran nutrien, dan ekosistem lokal yang terdampak.