Angin Lembah Pegunungan Tinggi: Dingin Ekstrem
Angin lembah pegunungan tinggi terbentuk saat udara dingin di lereng bergerak turun ke lembah di malam hari, menurunkan suhu lokal secara drastis. Fenomena ini memengaruhi mikroklimat, pertanian, embun pagi, dan satwa di wilayah tinggi. Intensitas angin lembah bergantung topografi, kelembapan, dan suhu malam. Pemantauan lokal dan sensor suhu membantu memahami pola angin ini. Fenomena ini menunjukkan bagaimana perbedaan suhu dan topografi membentuk sirkulasi udara mikro khas di wilayah tinggi.