LA NIÑA DAN PENDINGINAN SAMUDRA PASIFIK
La Niña adalah fenomena iklim yang merupakan kebalikan dari El Niño, ditandai dengan pendinginan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Kondisi ini memperkuat angin pasat sehingga air hangat terdorong lebih kuat ke wilayah barat. Akibatnya, wilayah seperti Indonesia dan Australia mengalami peningkatan curah hujan, sementara beberapa bagian Amerika Selatan mengalami kekeringan. La Niña juga dapat meningkatkan aktivitas badai tropis di beberapa wilayah lautan. Fenomena ini berperan besar dalam sistem iklim global karena mempengaruhi distribusi energi panas di atmosfer. Dampaknya dapat bertahan beberapa bulan hingga bertahun-tahun dan sering menyebabkan perubahan signifikan pada pola cuaca musiman.